Mengapa kasih itu penting? Karena kasih adalah :
- hukum yang paling utama dari Tuhan (Matius 22:36-39)
- anugerah Tuhan yang paling besar (1 Korintus 13:13)
- buah roh kudus yang paling utama (Galatia 5:22)
- menutupi banyak dosa (1 Petrus 4:8)
Kasih
adalah “anugerah” dan “buah” yang diberikan kepada kita melalui Roh
Kudus agar kita dapat menjalani hidup ini dengan sepenuhnya tanpa
kekurangan suatu apapun.
Banyak sekali anak-anak Tuhan
yang masih tidak merasa atau percaya bahwa Tuhan sungguh-sungguh peduli
dan campur tangan dalam kehidupan mereka sehari-hari. Kebanyakan dari
kita masih berpikir bahwasanya rencana Tuhan hanya sebatas membuat kita
bertobat, percaya kepada Yesus, dan masuk Sorga. Karena masih banyak
yang berpikir bahwa hidup yang berlimpah hanya akan dinikmati setelah
kita hidup kita di dunia ini selesai, maka mereka merasa bahwa hidup ini
harus dilalui dengan jerih payah yang berat. Menurut saya pribadi ini
sangat salah, karena Bapa manakah yang mau anak-Nya hidup susah payah?
Justru Tuhan menginginkan kita anak-anak-Nya untuk menikmati hidup kita
di dunia ini. Yesus berkata bahwa Ia datang ke dunia ini agar kita
mempunyai hidup dan mempunyainya dalam kelimpahan (Yohanes 10:10).
Dapatkah kita menerima Firman ini? Karena ini adalah kebenaran yang
iblis coba tutup-tutupi agar anak-anak Tuhan menderita, stress, salah
ambil pilihan hidup, dan bahkan tidak sedikit menyangkal Tuhan Yesus.
Sedangkan tujuan Tuhan bagi kita anak-anak-Nya adalah untuk kita
menikmati hidup, hidup berkelimpahan, dan terus berbuah bagi-Nya.
Bila
kita sungguh mengerti akan kasih Tuhan dan bagaimana pengaruhnya kasih
Tuhan tersebut dalam setiap aspek kehidupan kita, maka kita dapat
menjalani hidup ini sepenuhnya sesuai dengan standar yang Tuhan telah
tetapkan bagi kita. Hasilnya apa? Kita jadi memiliki segala sesuatu yang
kita perlukan dalam rangka mencapai kesuksesan dan kemakmuran dalam
segala aspek kehidupan kita, baik itu pelayanan, hubungan keluarga,
studi, karir, kesehatan, dan dalam semua aspek kehidupan kita. Yesus
berkata :”Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya.
Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah
banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.” (Yohanes
15:5).
Bro & Sis jangan salah mengerti yah, pengertian
hidup berkelimpahan disini tidak sama dengan memiliki harta benda yang
banyak. Melainkan lebih kepada keutuhan atau kelengkapan hidup
seseorang. Uang dan kekayaan tidaklah melengkapi orang yang penyakitan,
demikian juga kesehatan tidak melengkapi kekurangan finansial seseorang.
Hidup berkelimpahan berarti memiliki kehidupan yang dibimbing,
dikuatkan dan disokong penuh dari Sorga dalam rangka memenuhi tujuan
Tuhan dalam kehidupan kita. Namun demikian, dalam rangka kita memiliki
kehidupan yang berkelimpahan di mata dunia, pertama-tama kita harus
memiliki hidup berkelimpahan dari dalam diri kita terlebih dahulu.
Bagaimana caranya? Kita harus benar-benar mengerti bahwa tanpa kasih
karunia Tuhan dalam diri kita, dan tanpa kemauan kita sendiri dalam
membagi kasih itu kepada sesama kita, maka semuanya akan menjadi
PERCUMA!
Mulailah kita menyebarkan kasih Bapa dari
anggota-anggota keluarga kita terlebih dahulu, dan mulai ke lingkungan
sekitar kita dimanapun kita berada. Seperti yang Yesus katakan dalam
Yohanes 15:9,”Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku
telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu.” Bila kita
sungguh tinggal dalam kasihNya, kita tahu persis apa yang harus kita
lakukan dan bagaimana kita harus bersikap kepada siapapun dalam keadaan
apapun.
Doa:
Bapa, terima kasih kami diingatkan
kembali tentang betapa besar kasihMu bagiku. Mulai saat ini, aku mau
menyebarkan kasihMu yang telah Kau berikan kepadaKu. Berikanlah aku
hikmat dan kekuatan untuk memaafkan dan mengasihi juga mereka yang
bersalah kepadaku, karena aku tahu dengan demikian namaMu dipermuliakan
dan aku akan menyenangkan hatiMu. Karena aku tahu melalui kasihMu yang
sempurna, hidupku akan dipulihkan menjadi sesuai dengan kehendakMu.
AMIN.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar