Selasa, 13 November 2012

Dan yang paling besar diantaranya adalah...KASIH


“Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikitpun tidak ada faedahnya bagiku.” (1 Korintus 13:3 )


Mengapa kasih itu penting? Karena kasih adalah :

- hukum yang paling utama dari Tuhan (Matius 22:36-39)

- anugerah Tuhan yang paling besar (1 Korintus 13:13)

- buah roh kudus yang paling utama (Galatia 5:22)

- menutupi banyak dosa (1 Petrus 4:8)

Kasih adalah “anugerah” dan “buah” yang diberikan kepada kita melalui Roh Kudus agar kita dapat menjalani hidup ini dengan sepenuhnya tanpa kekurangan suatu apapun.


Banyak sekali anak-anak Tuhan yang masih tidak merasa atau percaya bahwa Tuhan sungguh-sungguh peduli dan campur tangan dalam kehidupan mereka sehari-hari. Kebanyakan dari kita masih berpikir bahwasanya rencana Tuhan hanya sebatas membuat kita bertobat, percaya kepada Yesus, dan masuk Sorga. Karena masih banyak yang berpikir bahwa hidup yang berlimpah hanya akan dinikmati setelah kita hidup kita di dunia ini selesai, maka mereka merasa bahwa hidup ini harus dilalui dengan jerih payah yang berat. Menurut saya pribadi ini sangat salah, karena Bapa manakah yang mau anak-Nya hidup susah payah? Justru Tuhan menginginkan kita anak-anak-Nya untuk menikmati hidup kita di dunia ini. Yesus berkata bahwa Ia datang ke dunia ini agar kita mempunyai hidup dan mempunyainya dalam kelimpahan (Yohanes 10:10). Dapatkah kita menerima Firman ini? Karena ini adalah kebenaran yang iblis coba tutup-tutupi agar anak-anak Tuhan menderita, stress, salah ambil pilihan hidup, dan bahkan tidak sedikit menyangkal Tuhan Yesus. Sedangkan tujuan Tuhan bagi kita anak-anak-Nya adalah untuk kita menikmati hidup, hidup berkelimpahan, dan terus berbuah bagi-Nya.


Bila kita sungguh mengerti akan kasih Tuhan dan bagaimana pengaruhnya kasih Tuhan tersebut dalam setiap aspek kehidupan kita, maka kita dapat menjalani hidup ini sepenuhnya sesuai dengan standar yang Tuhan telah tetapkan bagi kita. Hasilnya apa? Kita jadi memiliki segala sesuatu yang kita perlukan dalam rangka mencapai kesuksesan dan kemakmuran dalam segala aspek kehidupan kita, baik itu pelayanan, hubungan keluarga, studi, karir, kesehatan, dan dalam semua aspek kehidupan kita. Yesus berkata :”Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.” (Yohanes 15:5).


Bro & Sis jangan salah mengerti yah, pengertian hidup berkelimpahan disini tidak sama dengan memiliki harta benda yang banyak. Melainkan lebih kepada keutuhan atau kelengkapan hidup seseorang. Uang dan kekayaan tidaklah melengkapi orang yang penyakitan, demikian juga kesehatan tidak melengkapi kekurangan finansial seseorang. Hidup berkelimpahan berarti memiliki kehidupan yang dibimbing, dikuatkan dan disokong penuh dari Sorga dalam rangka memenuhi tujuan Tuhan dalam kehidupan kita. Namun demikian, dalam rangka kita memiliki kehidupan yang berkelimpahan di mata dunia, pertama-tama kita harus memiliki hidup berkelimpahan dari dalam diri kita terlebih dahulu. Bagaimana caranya? Kita harus benar-benar mengerti bahwa tanpa kasih karunia Tuhan dalam diri kita, dan tanpa kemauan kita sendiri dalam membagi kasih itu kepada sesama kita, maka semuanya akan menjadi PERCUMA!


Mulailah kita menyebarkan kasih Bapa dari anggota-anggota keluarga kita terlebih dahulu, dan mulai ke lingkungan sekitar kita dimanapun kita berada. Seperti yang Yesus katakan dalam Yohanes 15:9,”Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu.” Bila kita sungguh tinggal dalam kasihNya, kita tahu persis apa yang harus kita lakukan dan bagaimana kita harus bersikap kepada siapapun dalam keadaan apapun.


Doa:

Bapa, terima kasih kami diingatkan kembali tentang betapa besar kasihMu bagiku. Mulai saat ini, aku mau menyebarkan kasihMu yang telah Kau berikan kepadaKu. Berikanlah aku hikmat dan kekuatan untuk memaafkan dan mengasihi juga mereka yang bersalah kepadaku, karena aku tahu dengan demikian namaMu dipermuliakan dan aku akan menyenangkan hatiMu. Karena aku tahu melalui kasihMu yang sempurna, hidupku akan dipulihkan menjadi sesuai dengan kehendakMu.

AMIN.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar