Isi hati atau apalah.
Ku ayunkan kembali langkah-langkah kaki ku
Di jalan penuh salju dan menanjak tinggi
Ku genggam erat pedangku
Gunung Surga....
Dalam langkah-langkah gontai ku...
teringat kembali semua yang di belakang
Cinta....
Penyesalan...
Harapan...
Pengkhianatan....
Rasa sakit....
Ku raih kembali pedangku
Darah-darah kering terlintas di mataku
Tak ku hiraukan
Tetap berjalan di Gunung Surga
Tak akan berakhir
Ketika semua telah berlalu
Dipecundangi sang waktu
Kembali ku tebaskan pedangku
Semburat darah hangat memancar deras
Tak berujung
Tak bertepi
Mati....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar