Kamis, 31 Januari 2013

Tidak Ada Yang Tersembunyi dari Kristus

Salah satu alasan untuk mengagumi dan percaya kepada Yesus di atas semua yang lain adalah bahwa ia tahu lebih dari orang lain.

Dia tahu semua orang benar, hati mereka dan pikiran mereka. “Dia tahu semua orang” (Yohanes 2:24 – Tetapi Yesus sendiri tidak mempercayakan diri-Nya kepada mereka, karena Ia mengenal mereka semua). “Kau, Tuhan,… Tahu hati semua orang” (Kis 1:24 – Mereka semua berdoa dan berkata: “Ya Tuhan, Engkaulah yang mengenal hati semua orang, tunjukkanlah kiranya siapa yang Engkau pilih dari kedua orang ini). (Matius 9:4 – 9:4 Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata: “Mengapa kamu memikirkan hal-hal yang jahat di dalam hatimu?). Tidak ada yang membingungkan Yesus. Tidak ada pikiran atau tindakan yang tidak dimengerti oleh-NYA. Dia tahu asal-usul dan akhir. Para psikotik yang paling rumit dan paling jenius yang telanjang dan terbuka pemahamannya. Dia memahami setiap gerak dari pikiran kita.

Yesus tidak hanya tahu apa yang orang akan lakukan hari ini, tetapi Dia juga tahu apa yang orang akan pikirkan dan lakukan besok. Dia tahu semua hal yang akan terjadi. “Yesus tahu semua hal yang datang kepada-Nya” (Yohanes 18:4 – Maka Yesus, yang tahu semua yang akan menimpa diri-Nya, maju ke depan dan berkata kepada mereka: “Siapakah yang kamu cari?”). Atas dasar pengetahuan ini, ia menubuatkan banyak hal yang teman dan orang yang tidak suka kepada-NYA akan lakukan. “Yesus berkata dalam Yohanes 6:64 – 6:64 Tetapi di antaramu ada yang tidak percaya.” Sebab Yesus tahu dari semula, siapa yang tidak percaya dan siapa yang akan menyerahkan Dia. “Mulai sekarang,” katanya: (Yohanes 13:19 – Aku mengatakannya kepadamu sekarang juga sebelum hal itu terjadi, supaya jika hal itu terjadi, kamu percaya, bahwa Akulah Dia). Alasan ia menubuatkan hal-hal ini bahwa Dia menjelaskan agar kita tahu bahwa siapa “DIA” sebenarnya. Bahwa dia adalah Anak Allah. Dalam Keluaran 3:14 – Firman Allah kepada Musa: “AKU ADALAH AKU.” Lagi firman-Nya: “Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telah mengutus aku kepadamu.” Yesaya 43:10 – “Kamu inilah saksi-saksi-Ku,” demikianlah firman TUHAN, “dan hamba-Ku yang telah Kupilih, supaya kamu tahu dan percaya kepada-Ku dan mengerti, bahwa Aku tetap Dia. Sebelum Aku tidak ada Allah dibentuk, dan sesudah Aku tidak akan ada lagi. Yesus tahu semua yang akan terjadi, dan, untuk membantu iman kita, katanya: (Matius 24:25 – Camkanlah, Aku sudah mengatakannya terlebih dahulu kepadamu).

Yesus tahu segala sesuatu. Murid-muridnya berkata dalam Yohanes 16:30 – Sekarang kami tahu, bahwa Engkau mengetahui segala sesuatu dan tidak perlu orang bertanya kepada-Mu. Karena itu kami percaya, bahwa Engkau datang dari Allah”. Luasnya pengetahuan Yesus adalah perintah menarik bagi iman dalam asal ilahi-Nya. Pada akhir waktunya di bumi Yesus di sangkal Simon Petrus, dalam Yohanes 21:17 – Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: “Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?” Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: “Apakah engkau mengasihi Aku?” Dan ia berkata kepada-Nya: “Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.” Kata Yesus kepadanya: “Gembalakanlah domba-domba-Ku. Petrus lupa bahwa Yesus tahu hatinya dan bahwa Yesus tahu akan semua hal. “Kau tahu segala sesuatu,” adalah pernyataan umum dan tidak memenuhi syarat bahwa injil Yohanes menjelaskan pada pikiran kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar