Tidak Ada Yang Tersembunyi dari Kristus
Salah satu alasan untuk mengagumi dan percaya kepada Yesus di atas semua yang lain adalah bahwa ia tahu lebih dari orang lain.
Dia tahu semua orang benar, hati mereka dan pikiran mereka. “Dia tahu
semua orang” (Yohanes 2:24 – Tetapi Yesus sendiri tidak mempercayakan
diri-Nya kepada mereka, karena Ia mengenal mereka semua). “Kau, Tuhan,…
Tahu hati semua orang” (Kis 1:24 – Mereka semua berdoa dan berkata: “Ya
Tuhan, Engkaulah yang mengenal hati semua orang, tunjukkanlah kiranya
siapa yang Engkau pilih dari kedua orang ini). (Matius 9:4 – 9:4 Tetapi
Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata: “Mengapa kamu memikirkan
hal-hal yang jahat di dalam hatimu?). Tidak ada yang membingungkan
Yesus. Tidak ada pikiran atau tindakan yang tidak dimengerti oleh-NYA.
Dia tahu asal-usul dan akhir. Para psikotik yang paling rumit dan paling
jenius yang telanjang dan terbuka pemahamannya. Dia memahami setiap
gerak dari pikiran kita.
Yesus tidak hanya tahu apa yang orang akan lakukan hari ini, tetapi
Dia juga tahu apa yang orang akan pikirkan dan lakukan besok. Dia tahu
semua hal yang akan terjadi. “Yesus tahu semua hal yang datang
kepada-Nya” (Yohanes 18:4 – Maka Yesus, yang tahu semua yang akan
menimpa diri-Nya, maju ke depan dan berkata kepada mereka: “Siapakah
yang kamu cari?”). Atas dasar pengetahuan ini, ia menubuatkan banyak hal
yang teman dan orang yang tidak suka kepada-NYA akan lakukan. “Yesus
berkata dalam Yohanes 6:64 – 6:64 Tetapi di antaramu ada yang tidak
percaya.” Sebab Yesus tahu dari semula, siapa yang tidak percaya dan
siapa yang akan menyerahkan Dia. “Mulai sekarang,” katanya: (Yohanes
13:19 – Aku mengatakannya kepadamu sekarang juga sebelum hal itu
terjadi, supaya jika hal itu terjadi, kamu percaya, bahwa Akulah Dia).
Alasan ia menubuatkan hal-hal ini bahwa Dia menjelaskan agar kita tahu
bahwa siapa “DIA” sebenarnya. Bahwa dia adalah Anak Allah. Dalam
Keluaran 3:14 – Firman Allah kepada Musa: “AKU ADALAH AKU.” Lagi
firman-Nya: “Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU
telah mengutus aku kepadamu.” Yesaya 43:10 – “Kamu inilah
saksi-saksi-Ku,” demikianlah firman TUHAN, “dan hamba-Ku yang telah
Kupilih, supaya kamu tahu dan percaya kepada-Ku dan mengerti, bahwa Aku
tetap Dia. Sebelum Aku tidak ada Allah dibentuk, dan sesudah Aku tidak
akan ada lagi. Yesus tahu semua yang akan terjadi, dan, untuk membantu
iman kita, katanya: (Matius 24:25 – Camkanlah, Aku sudah mengatakannya
terlebih dahulu kepadamu).
Yesus tahu segala sesuatu. Murid-muridnya berkata dalam Yohanes 16:30
– Sekarang kami tahu, bahwa Engkau mengetahui segala sesuatu dan tidak
perlu orang bertanya kepada-Mu. Karena itu kami percaya, bahwa Engkau
datang dari Allah”. Luasnya pengetahuan Yesus adalah perintah menarik
bagi iman dalam asal ilahi-Nya. Pada akhir waktunya di bumi Yesus di
sangkal Simon Petrus, dalam Yohanes 21:17 – Kata Yesus kepadanya untuk
ketiga kalinya: “Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?” Maka
sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: “Apakah
engkau mengasihi Aku?” Dan ia berkata kepada-Nya: “Tuhan, Engkau tahu
segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.” Kata Yesus
kepadanya: “Gembalakanlah domba-domba-Ku. Petrus lupa bahwa Yesus tahu
hatinya dan bahwa Yesus tahu akan semua hal. “Kau tahu segala sesuatu,”
adalah pernyataan umum dan tidak memenuhi syarat bahwa injil Yohanes
menjelaskan pada pikiran kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar