Kamis, 31 Januari 2013

Pesan Dari Salib kristus

Ada sebuah kisah tentang seorang gadis kecil yang dengan bangga mengenakan salib mengkilap pada rantai di lehernya. Suatu hari dia didekati oleh seorang pria yang berkata kepadanya, “Gadis kecil, kau tidak tahu bahwa Yesus mati di salib tidak secantik seperti yang kamu pakai di leher kamu itu? Itu sebenarnya terbuat dari kayu! “Gadis kecil itu menjawab,” Ya, aku tahu.. guru sekolah minggu saya mengajarkan pada saya bahwa apa pun yang disentuh Yesus, dapat berubah. “

1. Rasul Paulus berpesan dalam 1 Korintus 1:18-20 – “1:18 Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah. 1:19 Karena ada tertulis: “Aku akan membinasakan hikmat orang-orang berhikmat dan kearifan orang-orang bijak akan Kulenyapkan.” 1:20 Di manakah orang yang berhikmat? Di manakah ahli Taurat? Di manakah pembantah dari dunia ini? Bukankah Allah telah membuat hikmat dunia ini menjadi kebodohan?”

Dan pada ayat 22-25 – 1:22 Orang-orang Yahudi menghendaki tanda dan orang-orang Yunani mencari hikmat, 1:23 tetapi kami memberitakan Kristus yang disalibkan: untuk orang-orang Yahudi suatu batu sandungan dan untuk orang-orang bukan Yahudi suatu kebodohan, 1:24 tetapi untuk mereka yang dipanggil, baik orang Yahudi, maupun orang bukan Yahudi, Kristus adalah kekuatan Allah dan hikmat Allah. 1:25 Sebab yang bodoh dari Allah lebih besar hikmatnya dari pada manusia dan yang lemah dari Allah lebih kuat dari pada manusia.”

Beberapa tahun yang lalu topik seperti yang Anda baca saat ini telah diangkat pada acara Oprah Winfrey yaitu “berselingkuh dengan orang yang telah menikah.” Dalam acara tersebut Oprah menampilkan beberapa orang yang berselingkuh dengan orang yang telah menikah dan meminta komentar/pendapat mereka masing-masing tentang hal tersebut dan bagaimana perasaan mereka.

Seorang wanita merespon dengan sangat positif, dengan mengatakan bahwa hubungannya dengan pria yang sudah menikah telah menjadi masa lalu dan dia merasa senang melakukan hal itu.

Kemudian seseorang mengangkat masalah moralitas. Seketika, wanita itu tersinggung. “Tunggu sebentar,”katanya. “saya seorang Kristen, tetapi saya ingin semua orang tahu bahwa kehidupan pribadi saya & agama saya tidak mengganggu satu sama lain.” Lalu ia melanjutkan dengan mengatakan, “Saya percaya pada Tuhan yang ingin melihat saya bahagia Dan jika orang ini membuat saya bahagia, maka Allah menyetujui hubungan perselingkuhan saya – tambahnya.”

Ini sebuah kepercayaan yang luar biasa, dan saya ingin tahu di mana dia menemukan kepercayaan seperti itu, karena itu tidak tertulis dalam Alkitab. Tapi pemikiran seperti ini tidaklah hal yang baru bagi sebagian orang.

2. Sebagian orang selalu ingin agar Tuhan setuju dengan gaya hidup dan prinsip pribadi mereka, dan tidak memerlukan perubahan untuk menjadi lebih baik yang sesuai dengan apa yang Alkitab katakan. Jadi apa yang dilakukan mereka adalah salah! dan “hidup dalam dosa” yang sekarang bisa disebut dengan “hubungan berkomitmen.” Apa yang dulu disebut “pantang” sekarang disebut “inhibisi neurotik.” Dan apa yang digunakan disebut “pembunuhan yang belum lahir itu” sekarang disebut “pilihan.”

Yesus akan datang saat hari-Nya nanti!. Dia melihat pada orang-orang Farisi & Saduki & menyebut mereka “orang-orang munafik” & “kuburan putih bersih.” Dari luar mereka tampak saleh dengan doa & taat kepada Allah. Tapi di dalam mereka busuk.

Hingga sekarang masih terdapat orang-orang seperti wanita tadi. Di acara Oprah wanita itu hanyalah contoh. Banyak orang ingin bersama dengan Yesus tetapi mereka tidak melakukan perubahan dalam hidup mereka dan tidak lahir baru dalam Kristus.

Pada saatnya nanti kita akan bertemu dengan salib Kristus dan Tuhan akan mengatakan bahwa “Saya Tidak Suka Dengan Dosa Anda.” Dan Dia harus pergi dan mati diatas kayu salib hanya untuk menyelamatkan Kita.

Tuhan mengiginkan kita untuk hidup didalam Dia dan mengikuti salib-NYA, melakukan perubahan dalam hidup kita menurut Alkitab dan lahir baru didalam Dia – Tuhan Yesus Memberkati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar