Jumat, 31 Agustus 2012

TERTUTUP

semua jelas tehampar di depanku
kehidupan yg direnggut
mimpi2 asa juga siap jalan
pintu dan gang2 yg tertutup
tak bisa teruskan
tapi tak juga boleh berhenti
dlu harapan2 yg sederas hujan yg mengalir
membasahi setiap langkah dan juga jiwa
sekarang kering
diterpa musim kemarau dan hilang dalam debu2tak berjejak
dengan apa lagi tangan ini mengapai
bila semua itu jatuh satu2 seperti gerimis
yg menghapus setiap jejak.
membaringkan tubuh yg rapuh renta
malam ini kucoba pejamkan mata
dan berharap hari esok tak pernah ada,…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar