Jumat, 31 Agustus 2012

Lelahku

Lelah kali ini melangkah
Melewati lembah, bukit, dan mengarungi dalam nya samudra
Tawa, sedih dan air mata bagai teman setia
Senang, bahagia, tak kunjung datang menjalang
Namun  apa hendak  dikata
Ombak tak lagi setia pada pantai
Matahari enggan menyinari
Rembulan hilang ditelan awan
Bintang-bintangpun pergi entah kemana
Wahai matahari
Kenapa engkau enggan menyinari???
Kamu bintang
Kenapa engkau bersembunyi???
Dan engkau bulan kenapa mau dihalangi awan???
Bukankah engkau matahari telah berjajni menyinari
Bulan menjadi penerang
Dan bintang menghiasi malam
Lantas kenapa engkau pergi
Berlalu dengan janji-janjimu
Apakah egkau takut terhina dengan keadaan ini
Malu dengan kenyataan
Benci pada kenistaan
Hingga engkau berpaling
Terlalu hina kah diri ini
Terlalu nistakah  dimanta mu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar